Pertamina Percepat Suplai BBM Subsidi Urai Antrean SPBU Jawa Timur
Hana Hana
Agustus 5, 2026 (Last updated: Agustus 12, 2026) 2 minutes read
Pertamina Percepat Suplai BBM Subsidi Urai Antrean SPBU Jawa Timur
PAMEKASAN, PANTAUJATIM.COM — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) mengambil langkah strategis dengan mempercepat pengiriman dan melakukan alih suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Langkah cepat ini direalisasikan guna mengurai antrean panjang kendaraan bermotor di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di wilayah Jawa Timur, khususnya Pulau Madura, pada Selasa (4/8/2026).
Ringkasan Fakta Utama
Penyebab Antrean: Lonjakan konsumsi masyarakat dan keterbatasan stok sementara di Fuel Terminal Camplong.
Solusi Konkret: Alih suplai BBM jenis Pertalite dan Biosolar langsung dari Integrated Terminal Surabaya ke SPBU di Pulau Madura.
Wilayah Terdampak: SPBU di Kabupaten Pamekasan, Sampang, Bangkalan, and Sumenep.
Pernyataan Resmi: Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, memastikan operasional SPBU kini berangsur normal.
Upaya Percepatan Distribusi dan Alih Suplai BBM
Langkah taktis ini diambil setelah sempat terjadi kepadatan antrean kendaraan bermotor yang hendak membeli BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Biosolar di kawasan Pamekasan hingga Sumenep. Pertamina memaksimalkan armada mobil tangki dengan skala prioritas pengiriman ke titik-titik SPBU yang mengalami lonjakan permintaan cukup tinggi secara berkelanjutan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa percepatan pemulihan pasokan dilakukan melalui skema alih suplai dari Integrated Terminal Surabaya untuk menutupi kendala distribusi di Fuel Terminal Camplong. Langkah ini terbukti ampuh menstabilkan kembali ketersediaan stok di tingkat penyalur lokal.
Kredit Gambar: Kompas.com / Kontributor Surabaya — Suasana antrean pengisian BBM di salah satu SPBU wilayah Pamekasan, Madura.
Selain memperkuat pasokan fisik, Pertamina juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen pelayanan di setiap SPBU, termasuk edukasi dan transparansi informasi kepada konsumen apabila stok BBM mendekati batas pengisian harian. Langkah edukasi ini dinilai sangat krusial agar masyarakat mendapatkan kepastian informasi yang akurat dan tepat waktu di lapangan.
Pertamina mengimbau seluruh masyarakat di Jawa Timur agar tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan harian tanpa terpengaruh isu yang belum terverifikasi. Pengawasan dan monitoring pasokan akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran dan beroperasional dengan aman.
Sumber Referensi
Artikel ini disusun berdasarkan fakta dan laporan resmi dari Kantor Berita ANTARA dan Kompas.com.
Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) mengambil langkah strategis dengan mempercepat pengiriman dan melakukan alih suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Langkah cepat ini direalisasikan guna mengurai antrean panjang kendaraan bermotor di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di wilayah Jawa Timur, khususnya Pulau Madura, pada Selasa (4/8/2026).