
Sumenep, PantauJatim.Com – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Sumenep memperkuat persiapan pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Tidak hanya sekolah di wilayah daratan, monitoring juga menyasar satuan pendidikan di wilayah kepulauan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM).
Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan AN dan TKA berjalan tertib, lancar, jujur, dan objektif. Persiapan melibatkan Satgas Cabdin bersama seluruh SMA, SMK, dan SLB Negeri maupun Swasta di Kabupaten Sumenep.
Kepala Cabdin Wilayah Sumenep, Dr. Rusliy, M.Pd., menegaskan bahwa AN dan TKA merupakan dua agenda penting yang sama-sama berkaitan dengan siswa kelas XII, tetapi memiliki fungsi pengukuran yang berbeda.
AN digunakan untuk memotret mutu satuan pendidikan yang kemudian menjadi bagian dari Rapor Pendidikan. Sementara TKA diarahkan untuk mengukur capaian akademik masing-masing siswa.
“Karena itu, kesiapan sekolah dan integritas pelaksanaan menjadi hal yang sangat penting. Hasil asesmen harus dapat memberikan gambaran yang jujur dan objektif,” demikian penekanan dalam persiapan AN dan TKA di wilayah Sumenep.
Berdasarkan jadwal yang disampaikan, pelaksanaan AN dan TKA berlangsung pada 26–29 Oktober dan 2–5 November 2026. Menjelang pelaksanaan tersebut, sekolah diminta mematangkan berbagai persiapan, baik dari sisi peserta didik, tenaga pendidik maupun sarana pendukung.
Untuk meningkatkan kesiapan siswa menghadapi TKA, sekolah melakukan sejumlah program. Di antaranya simulasi TKA, bimbingan khusus (Bimsus), latihan soal secara rutin, tryout berjenjang, serta belajar mandiri di perpustakaan.
Sekolah juga melakukan monitoring terhadap kegiatan gladi bersih dan simulasi guna memastikan siswa maupun petugas memahami mekanisme pelaksanaan asesmen.
Tidak kalah penting, Cabdin Wilayah Sumenep juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kemampuan literasi dan numerasi. Persiapan tidak hanya diarahkan agar siswa mampu mengikuti asesmen, tetapi juga mendorong peningkatan kemampuan akademik secara berkelanjutan.
Pantau Kesiapan Sekolah Kepulauan
Tantangan tersendiri terdapat pada sekolah-sekolah yang berada di wilayah kepulauan. Untuk itu, Satgas Cabdin melakukan pemantauan secara khusus terhadap kesiapan teknis sekolah di sejumlah wilayah, termasuk Masalembu, Sapeken, dan Arjasa.
Pemeriksaan mencakup kesiapan server, listrik, dan jaringan yang menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan asesmen berbasis komputer.
Monitoring tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kendala teknis yang berpotensi mengganggu pelaksanaan AN maupun TKA. Dengan demikian, sekolah di wilayah kepulauan diharapkan memiliki kesiapan yang setara dengan sekolah di wilayah daratan.
Cabdin Wilayah Sumenep menargetkan seluruh satuan pendidikan dapat melaksanakan AN dan TKA sesuai ketentuan. Kesiapan infrastruktur, SDM, peserta didik, serta integritas seluruh pihak menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan asesmen.
Melalui persiapan dan monitoring secara menyeluruh tersebut, pelaksanaan AN dan TKA 2026 diharapkan tidak sekadar berjalan lancar, tetapi juga menghasilkan data yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai gambaran mutu pendidikan dan capaian akademik siswa di Kabupaten Sumenep. ( Editor : Tim Tondo )