Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur-Sumatera Utara mencatat transaksi perdagangan sebesar Rp2.843.228.682.250 atau sekitar Rp2,843 triliun. Kegiatan yang dipimpin Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu berlangsung di Hotel Grand Mercure Maha Cipta Angkasa, Medan, Selasa (29/9/2026).
Nilai tersebut terdiri atas penjualan produk Jawa Timur ke Sumatera Utara senilai Rp2,721 triliun. Sementara itu, pembelian produk Sumatera Utara oleh pelaku usaha Jawa Timur mencapai Rp121,592 miliar.

Komoditas Jawa Timur yang diperdagangkan mencakup olahan daging unggas, susu, telur, produk perikanan, pupuk, beras, kopi, dan pakan ikan. Dari Sumatera Utara, pelaku usaha Jawa Timur membeli antara lain wortel, jeruk, kepiting pasteurisasi, kopi, arang batok kelapa, dan cocopeat.
Khofifah menyebut misi dagang tersebut tidak hanya mengejar nilai transaksi, tetapi juga memperluas akses pasar serta membangun hubungan perdagangan yang berkelanjutan. Menurut dia, kegiatan itu dapat memberi peluang baru bagi pelaku usaha, termasuk UMKM, untuk menemukan pasar yang lebih luas.
Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution mengapresiasi kerja sama tersebut. Ia menilai pertemuan antarpelaku usaha dari kedua provinsi dapat memperkuat perdagangan antardaerah dan membuka peluang pemenuhan kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.
Selain transaksi, kedua daerah juga menyoroti peluang kerja sama komoditas kopi dan arang. Penguatan merek bersama atau communal branding dinilai dapat membantu pelaku usaha menggabungkan kapasitas produksi agar mampu memenuhi permintaan dalam skala lebih besar.