Sumenep, PantauJatim.com – Kegiatan pelepasan purna tugas Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMAN 2 Sumenep sekaligus mutasi guru dan alih tugas tenaga kependidikan berlangsung khidmat pada Senin, 30 Maret 2026, bertempat di SMAN 2 Sumenep.
Acara ini dihadiri oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian pimpinan serta dukungan terhadap kebijakan pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan.

Plt. Kepala SMAN 2 Sumenep, Moh. Tahir, S.Pd., M.Si., resmi mengakhiri masa tugasnya dan selanjutnya menjabat sebagai Kepala SMA Negeri Arjasa, Kangean, Sumenep. Selain itu, sejumlah guru juga mendapatkan penugasan baru, di antaranya Firdausi, S.Pd., M.Si. sebagai Kepala SMA Negeri Lenteng, Iwan Supriadi, S.Pd. sebagai guru di SMA Negeri Bluto, serta Fatimah Slamet, S.Pd. yang bertugas di Sidoarjo. Sementara itu, Herman Wahyono, S.Pd.I. dan Dwitha Kusumaningtiyas, A.Ma., S.Sos. mendapat tugas di Sekolah Rakyat Terintegrasi 49 Sumenep.
Pelepasan ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja selama memimpin sekolah, sekaligus bagian dari upaya pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan melalui mutasi dan alih tugas tenaga pendidik.
Dalam sambutannya, Moh. Tahir menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga sekolah atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya. Ia juga berharap SMAN 2 Sumenep terus berkembang dan mampu mencetak generasi unggul, berkarakter, dan berprestasi.

“Dengan segala kerendahan hati, saya mohon maaf apabila selama memimpin terdapat kekhilafan. Saya berharap sekolah ini semakin maju dan terus mencetak generasi terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Firdausi dan Iwan Supriadi menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan, dukungan, serta kebersamaan yang telah terjalin selama ini.

Di sisi lain, Herman Wahyono mengungkapkan bahwa keputusannya bergabung dengan Sekolah Rakyat berawal dari informasi yang diperoleh melalui grup WhatsApp, yang kemudian dipertimbangkan secara matang hingga akhirnya ia mengikuti proses rekrutmen.
“Ini bukan keputusan yang mudah, namun saya meyakini bahwa ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung penuh haru dan kebersamaan. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah yang semakin mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan SMAN 2 Sumenep. (TONDO GROUP)