Sumenep, PantauJatim.com — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) ke-39, Pengurus Daerah (Pengda) Sumenep IPPAT meneguhkan komitmen untuk terus memberikan layanan hukum yang berkeadilan dan bermanfaat bagi masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui serangkaian kegiatan yang meliputi pembacaan selawat Ad-Diba’i, doa bersama, pemotongan tumpeng, pemberian layanan hukum secara cuma-cuma, penandatanganan memorandum of understanding (MoU), serta kegiatan kebersamaan lainnya.
Peringatan HUT IPPAT ke-39 tahun ini mengusung tema “Bakti IPPAT bagi Negeri: Mengabdi melalui Layanan Hukum yang Berkeadilan, Mempererat Kebersamaan, Mewujudkan Masyarakat Sejahtera di Kabupaten Sumenep.”
Rangkaian kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 29 September 2026, pukul 15.00 hingga 17.00 WIB, bertempat di Kantor Notaris Moh. Yusuf HR., S.H., M.Kn., Jalan Seludang Nomor 23, Pajagalan, Kabupaten Sumenep.
Peringatan HUT tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Pengda Sumenep IPPAT menegaskan peran dan kontribusinya dalam memberikan layanan hukum yang mudah diakses serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus memohon keberkahan dan kelancaran bagi seluruh keluarga besar IPPAT Kabupaten Sumenep, rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin, selawat Ad-Diba’i, dan doa bersama. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Pengda Sumenep IPPAT, Imam Rofiqi, S.H., M.Kn.
Komitmen membangun sinergi dalam bidang hukum juga ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Pengda Sumenep IPPAT dan KAWIRA FH (Keluarga Alumni Universitas Wiraraja Fakultas Hukum). Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam mendukung kegiatan serta pengabdian di bidang hukum.
Semangat pengabdian kepada masyarakat semakin terlihat melalui penyerahan secara simbolis layanan hukum berupa berkas legalitas pendirian yayasan secara cuma-cuma kepada Yayasan Siti Aisyah Pajagalan. Pemberian layanan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Pengda Sumenep IPPAT dalam membantu masyarakat memperoleh akses terhadap layanan hukum.


Dalam kesempatan yang sama, Naghfir Institute turut menyerahkan cenderamata yang disampaikan oleh Dr. Naghfir, S.H.I., S.H., M.Kn. Cenderamata HUT IPPAT ke-39 diserahkan kepada Ketua Pengda Sumenep IPPAT, sedangkan buku diserahkan kepada Wakil Ketua KAWIRA FH (Keluarga Alumni Universitas Wiraraja Fakultas Hukum). Penyerahan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap semangat kebersamaan, sinergi, dan pengabdian di bidang hukum.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan foto bersama seluruh peserta. Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan IPPAT yang telah memasuki usia ke-39 sekaligus memperkuat tekad Pengda Sumenep IPPAT untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan pengabdian melalui layanan hukum yang berkeadilan.
Melalui momentum HUT ke-39 tersebut, Pengda Sumenep IPPAT berharap keberadaan organisasi tidak hanya menjadi wadah profesi bagi para anggotanya, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan hukum serta mendukung terwujudnya masyarakat yang sejahtera. (Editor: Tim Tondo)