Umum – PantauJatim.com https://pantaujatim.com Lugas, Informatif, dan Tepercaya Wed, 07 Oct 2026 05:35:54 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1.3 https://pantaujatim.com/wp-content/uploads/2026/03/cropped-LogoPantaujatim-32x32.png Umum – PantauJatim.com https://pantaujatim.com 32 32 Jejak Kasih yang Tak Pernah Hilang: Soeminah, Perempuan Sederhana di Balik Perjalanan Anak-Anaknya https://pantaujatim.com/jejak-kasih-yang-tak-pernah-hilang-soeminah-perempuan-sederhana-di-balik-perjalanan-anak-anaknya/ Wed, 23 Sep 2026 03:48:43 +0000 https://pantaujatim.com/?p=538

Oleh : H.Pratondo, S.Pd., M.Pd.

Tidak semua orang yang berjasa dalam kehidupan harus dikenal banyak orang. Ada sosok yang tidak pernah berdiri di atas panggung, tidak memiliki jabatan tinggi, dan tidak menerima penghargaan atas pengabdiannya. Namun, kehadirannya begitu berarti bagi keluarga dan orang-orang di sekitarnya.

Sosok itu adalah Soeminah. Bagi keluarganya, Soeminah bukan sekadar seorang ibu dan istri, melainkan perempuan sederhana yang menjalani kehidupan dengan kesabaran, ketekunan, kasih sayang, dan kepedulian. Kesederhanaan tersebut menjadi bagian yang melekat dalam perjalanan hidupnya.

Perjalanan hidup Soeminah mungkin tampak sederhana jika dilihat dari luar. Namun, di balik kesederhanaan itu terdapat perjuangan panjang yang memberikan pelajaran berharga bagi anak-anaknya.

Soeminah lahir di Kediri pada 31 Desember 1936, putri pasangan Marto Mardjan dan Murtinah. Ia merupakan anak ketiga dari sembilan bersaudara. Sebagai bagian dari keluarga besar, Soeminah tumbuh dalam lingkungan yang sederhana dan menjunjung kebersamaan.

Lingkungan keluarga tersebut turut membentuk kepribadiannya. Sejak kecil, ia belajar tentang kasih sayang, kepedulian, saling menghargai, serta keteguhan dalam menghadapi berbagai kesulitan kehidupan. Nilai-nilai tersebut kemudian menjadi bekal penting dalam perjalanan hidupnya.

Pendidikan formal yang ditempuhnya adalah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tidak dimilikinya.

Namun, pendidikan tidak berhenti di bangku sekolah. Kehidupan menjadi sekolah panjang bagi Soeminah. Dari berbagai pengalaman yang dilaluinya, ia belajar tentang tanggung jawab, kesabaran, ketekunan, pengorbanan, dan bagaimana menghadapi persoalan dengan keteguhan hati. Nilai-nilai itulah yang kemudian menjadi bekal penting ketika ia memasuki kehidupan berkeluarga.

Soeminah kemudian menikah dengan Misringan. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai delapan orang anak.

Kedelapan anak tersebut adalah Edi Sumintarno, Dwi Widodo, Tri Yuswati, Winarno, Pramono, Pratondo, Sapto Prasojo, dan Windu Pribawanto.

Menjadi ibu dari delapan anak tentu bukan tanggung jawab yang ringan. Kebutuhan keluarga semakin bertambah seiring dengan pertumbuhan anak-anak, terutama kebutuhan pangan, pakaian, rumah tangga, dan pendidikan.

Pada masa itu, suaminya merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan pangkat yang masih rendah. Karena itu, penghasilan keluarga harus dikelola dengan cermat agar berbagai kebutuhan dapat terpenuhi.

Dalam keadaan tersebut, Soeminah menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga dengan penuh tanggung jawab. Ia berperan penting dalam mengatur kehidupan keluarga dan mendampingi pertumbuhan anak-anaknya.

Meskipun tidak memiliki penghasilan tetap, Soeminah berusaha mengelola kehidupan rumah tangga dengan sebaik-baiknya. Keterbatasan yang dihadapi tidak membuatnya berhenti memberikan perhatian dan dukungan kepada keluarganya.

Ketika keadaan sulit, kesabaran menjadi kekuatannya. Ketika kebutuhan keluarga semakin banyak, ketekunan menjadi pegangan. Ketika anak-anak membutuhkan perhatian, kasih sayang menjadi jawabannya. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam cara Soeminah menjalani kehidupan keluarganya.

Perjuangan Soeminah bukan semata-mata tentang memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lebih dari itu, ia berusaha menciptakan lingkungan keluarga yang memungkinkan anak-anaknya tumbuh, belajar, dan memperoleh pendidikan. Dari kehidupannya, tersirat sebuah pelajaran penting bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berjuang.

Sebagai anak ketiga dari sembilan bersaudara, Soeminah memiliki ikatan yang kuat dengan keluarganya. Kepeduliannya kepada saudara tidak berhenti ketika masing-masing telah menjalani kehidupan sendiri. Ia tetap berusaha menjaga hubungan dan memberikan perhatian kepada saudara-saudaranya.

Ketika ada saudara yang membutuhkan bantuan, ia berusaha memberikan pertolongan sesuai dengan kemampuannya. Pertolongan tersebut tidak selalu berupa materi, tetapi juga dapat berupa tenaga, waktu, perhatian, nasihat, atau sekadar menjadi tempat untuk berbagi cerita.

Bagi Soeminah, keluarga bukan sekadar hubungan darah. Keluarga adalah tempat untuk saling menguatkan. Sikap tersebut menjadi salah satu nilai kehidupan yang secara tidak langsung diwariskan kepada anak-anaknya. Mereka melihat sendiri bagaimana seorang ibu dapat memberikan perhatian kepada orang lain meskipun dirinya juga memiliki berbagai keterbatasan.

Dari situlah tumbuh sebuah pemahaman bahwa kehidupan akan menjadi lebih bermakna ketika seseorang tidak hanya memikirkan kepentingan dirinya sendiri, tetapi juga bersedia memberikan manfaat bagi orang lain.

Soeminah bukan sosok yang dikenal karena banyak memberikan nasihat panjang. Keteladanannya justru terlihat melalui tindakan sehari-hari. Kesabarannya menjadi pelajaran, ketekunannya menjadi contoh, pengorbanannya menjadi sumber motivasi, dan kasih sayangnya menjadi kekuatan bagi keluarga.

Dalam membesarkan delapan anak, Soeminah menghadapi berbagai keadaan yang tidak selalu mudah. Namun, ia berusaha menjalani setiap keadaan tersebut dengan penuh tanggung jaw

Bagi anak-anaknya, sosok seperti itulah yang kemudian menjadi motivator dalam perjalanan hidup. Motivasi tidak selalu harus disampaikan melalui kata-kata. Terkadang, seseorang justru menjadi motivator terbesar melalui cara ia menjalani kehidupannya. Soeminah menunjukkan hal tersebut.

Ia mengajarkan bahwa kehidupan tidak selalu berjalan sesuai dengan keinginan. Ada keterbatasan, persoalan, dan keadaan yang harus dihadapi. Namun, semua itu dapat dijalani dengan kesabaran, keteguhan hati, dan kemauan untuk terus berusaha.

Di balik perjalanan seorang anak, sering kali terdapat perjuangan orang tua yang tidak terlihat. Keberhasilan seorang anak tidak lahir begitu saja. Ada doa yang dipanjatkan, kebutuhan yang diprioritaskan, keinginan pribadi yang dikorbankan, serta waktu dan tenaga yang dicurahkan orang tua. Begitu pula dengan perjalanan delapan anak Soeminah.

Ia mungkin tidak meninggalkan kekayaan dalam jumlah besar. Ia juga tidak meninggalkan jabatan atau gelar akademik yang tinggi. Namun, ia meninggalkan sesuatu yang jauh lebih berharga: nilai kehidupan. Anak-anaknya belajar tentang tanggung jawab, ketekunan, kasih sayang, kepedulian, dan pentingnya bertahan ketika menghadapi kesulitan.

Warisan seperti itu tidak mudah diukur dengan angka. Nilainya justru terlihat dari bagaimana nilai tersebut terus hidup dalam kehidupan generasi berikutnya.

Setelah menjalani kehidupan sebagai istri dan ibu dengan berbagai perjuangan, Soeminah mengembuskan napas terakhir pada 1999 akibat serangan jantung. Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, terutama bagi delapan anak yang telah dibesarkannya.

Namun, kepergian seseorang tidak selalu berarti berakhirnya pengaruh yang pernah diberikan. Ada sosok yang tubuhnya telah tiada, tetapi nilai kehidupannya tetap hidup dalam diri orang-orang yang ditinggalkannya. Soeminah adalah salah satunya.

Tahun-tahun terus berlalu. Waktu mengubah banyak hal. Anak-anaknya tumbuh dan menjalani kehidupan masing-masing. Namun, kenangan tentang seorang ibu yang sabar, sederhana, dan penuh perhatian tetap melekat. Kasih sayang yang pernah diberikan tidak hilang bersama kepergiannya.

Soeminah mungkin hanya dikenal sebagai seorang ibu rumah tangga sederhana. Ia tidak memiliki gelar akademik yang tinggi dan tidak pernah menduduki jabatan besar.

Namun, ukuran keberhasilan seseorang tidak selalu terletak pada gelar, jabatan, atau kekayaan. Peran seseorang dalam keluarga juga dapat memberikan arti yang besar bagi kehidupan orang-orang di sekitarnya.

Sebagai ibu rumah tangga, Soeminah membesarkan delapan anak dalam berbagai keterbatasan. Ia mendampingi keluarganya, memperhatikan pendidikan anak-anaknya, dan tetap menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudaranya. Peran tersebut menjadi bagian penting dari jejak kehidupannya.

Namanya mungkin tidak tercatat dalam buku sejarah. Perjuangannya mungkin tidak pernah mendapatkan penghargaan atau piagam. Namun, namanya tertanam kuat dalam ingatan dan hati anak-anaknya.

Warisan terbesar yang ditinggalkannya bukanlah harta benda, melainkan keteladanan. Ia mengajarkan bahwa hidup bukan hanya tentang seberapa banyak yang dimiliki seseorang. Hidup juga tentang bagaimana seseorang bertahan dalam keterbatasan, menyayangi keluarga, menghargai sesama, dan memberikan manfaat bagi orang lain.

Ketika anak-anaknya mengenang perjalanan hidup masing-masing, akan selalu ada bagian yang tidak dapat dipisahkan dari sosok Soeminah.

Ia mungkin tidak selalu hadir dalam setiap langkah anak-anaknya. Namun, nilai-nilai yang ditanamkannya terus berjalan bersama mereka.

Kesabaran yang pernah dicontohkan menjadi bekal dalam menghadapi persoalan. Ketekunan menjadi dorongan untuk terus berusaha, sedangkan kepedulian menjadi pengingat agar tidak hanya memikirkan diri sendiri.

Kasih sayang yang diberikan Soeminah juga menjadi dasar bagi anak-anaknya dalam membangun keluarga dan menjalin hubungan dengan orang lain. Karena itu, Soeminah bukan sekadar bagian dari masa lalu, melainkan sosok yang nilai kehidupannya tetap hadir dalam perjalanan anak-anaknya.

Meski telah lama berpulang, semangat dan keteladanan Soeminah tetap hidup melalui orang-orang yang pernah merasakan kasih sayangnya. Kisah hidupnya menunjukkan bahwa pengaruh seseorang tidak selalu ditentukan oleh kedudukan atau popularitas.

Seorang perempuan tidak harus memiliki panggung besar untuk memberikan pengaruh besar. Ia juga tidak harus memiliki jabatan untuk menjadi teladan atau dikenal banyak orang untuk meninggalkan jejak yang berarti.

Kadang-kadang, perjuangan terbesar justru berlangsung dalam ruang yang sederhana: di rumah, di tengah keluarga, dalam diam, tanpa sorotan, dan tanpa mengharapkan penghargaan. ( Editor : Tim PantauJatim )

]]>
Satukan Dua Keluarga dalam Kebahagiaan, Drs. Lukman Hakim Gelar Resepsi Pernikahan Luky Shofiana Al Lukmani, S.ST dan Mohammad Rizqillah Irawan, S.A.P https://pantaujatim.com/satukan-dua-keluarga-dalam-kebahagiaan-drs-lukman-hakim-gelar-resepsi-pernikahan-luky-shofiana-al-lukmani-s-st-dan-mohammad-rizqillah-irawan-s-a-p/ Sun, 20 Sep 2026 11:45:12 +0000 https://pantaujatim.com/?p=526 SUMENEP , PantauJatim.Com – Suasana penuh kebahagiaan dan keakraban mewarnai resepsi pernikahan Luky Shofiana Al Lukmani, S.ST dengan Mohammad Rizqillah Irawan, S.A.P yang digelar di Graha Wicaksana Abdi Negara (KORPRI) Sumenep, Minggu (20/9/2026).

Resepsi yang berlangsung mulai pukul 10.30 WIB tersebut diselenggarakan oleh Drs. Lukman Hakim bersama keluarga sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas terlaksananya pernikahan putrinya dengan Mohammad Rizqillah Irawan.

Luky Shofiana Al Lukmani, S.ST merupakan putri dari Drs. Lukman Hakim dan Ibu Islamiyah. Sementara itu, Mohammad Rizqillah Irawan, S.A.P merupakan putra dari Alm. Abd. Rahman dan Almh. Hj. Siti Aisyah.

Momentum bahagia tersebut tidak hanya menjadi perayaan bagi kedua mempelai, tetapi juga menjadi awal semakin eratnya hubungan antara dua keluarga besar. Keluarga, kerabat, sahabat, serta para tamu undangan hadir untuk memberikan doa dan ucapan selamat kepada kedua mempelai.

Bagi keluarga Drs. Lukman Hakim, penyelenggaraan resepsi tersebut memiliki makna penting sebagai ungkapan rasa syukur atas terlaksananya salah satu tahapan penting dalam kehidupan putrinya. Pernikahan dipandang sebagai momentum untuk membangun kehidupan baru sekaligus memperluas jalinan kekeluargaan.

Selain sebagai bentuk syukur, resepsi tersebut juga menjadi sarana untuk mengumumkan pernikahan kedua mempelai kepada keluarga, kerabat, sahabat, dan para tamu undangan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari kebahagiaan yang dirasakan kedua keluarga.

Pertemuan dalam suasana penuh keakraban itu sekaligus menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi. Dua keluarga yang sebelumnya memiliki hubungan masing-masing kini dipertemukan dalam ikatan keluarga melalui pernikahan Luky dan Mohammad Rizqillah.

Suasana resepsi berlangsung lancar, khidmat, dan penuh kebahagiaan. Para tamu yang hadir turut memberikan doa terbaik agar kedua mempelai senantiasa memperoleh keberkahan dalam menjalani kehidupan rumah tangga.
Kebahagiaan semakin terasa ketika keluarga dan para tamu memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai. Momen tersebut menjadi kenangan berharga bagi Luky dan Mohammad Rizqillah dalam mengawali perjalanan kehidupan sebagai pasangan suami istri.

Melalui resepsi pernikahan ini, keluarga besar kedua mempelai berharap agar rumah tangga Luky Shofiana Al Lukmani, S.ST dan Mohammad Rizqillah Irawan, S.A.P senantiasa diberikan ketenteraman, keharmonisan, kesehatan, serta keberkahan oleh Allah SWT.

Pernikahan tersebut bukan hanya menyatukan dua insan dalam sebuah ikatan rumah tangga, tetapi juga menyatukan dua keluarga besar dalam kebahagiaan, silaturahmi, dan doa untuk masa depan kedua mempelai. ( Editor : Tim Tondo )

]]>
Pelebaran Jalan Wiyung-Menganti Ditargetkan Rampung Mei 2027 https://pantaujatim.com/pelebaran-jalan-wiyung-menganti-ditargetkan-rampung-mei-2027/ https://pantaujatim.com/pelebaran-jalan-wiyung-menganti-ditargetkan-rampung-mei-2027/#respond Wed, 09 Sep 2026 08:38:19 +0000 https://pantaujatim.com/pelebaran-jalan-wiyung-menganti-ditargetkan-rampung-mei-2027/ Pelebaran Jalan Wiyung-Menganti di Surabaya ditargetkan rampung pada Mei 2027. Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki konektivitas dan kapasitas jalan di kawasan barat Surabaya.

Informasi tersebut disampaikan dalam pemberitaan yang diverifikasi redaksi. Pekerjaan pelebaran diharapkan mendukung mobilitas warga serta mengurangi hambatan lalu lintas pada koridor Wiyung-Menganti.

Pelebaran Jalan Wiyung-Menganti Surabaya
Ilustrasi proyek pelebaran jalan di Surabaya. Foto: beritajatim.com.

Redaksi akan memperbarui informasi mengenai progres pekerjaan, rekayasa lalu lintas, dan jadwal penyelesaian apabila ada keterangan resmi terbaru.

]]>
https://pantaujatim.com/pelebaran-jalan-wiyung-menganti-ditargetkan-rampung-mei-2027/feed/ 0
Maulid Nabi dan Haul Pendiri, Keluarga Besar Musholla An-Nasir Perkuat Silaturahmi https://pantaujatim.com/maulid-nabi-dan-haul-pendiri-keluarga-besar-musholla-an-nasir-perkuat-silaturahmi/ Fri, 04 Sep 2026 14:36:34 +0000 https://pantaujatim.com/?p=460 Sumenep, PantauJatim.com – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul Pendiri dan keluarga besar Musholla An-Nasir di Desa Karang Budi, Kabupaten Sumenep, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan yang digelar oleh Ikatan Alumni dan Wali Santri Musholla An-Nasir tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara alumni, wali santri, santri, keluarga besar musholla, dan masyarakat sekitar.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi kesempatan bagi seluruh jamaah untuk kembali mengenang perjalanan dakwah Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak mulia yang beliau ajarkan. Nilai-nilai kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian, dan persaudaraan diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Haul Pendiri dan keluarga besar Musholla An-Nasir. Melalui haul, keluarga besar musholla mengenang jasa dan perjuangan para pendiri serta anggota keluarga yang telah berkontribusi dalam mengembangkan kegiatan keagamaan dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa, warga setempat, serta sejumlah masyarakat dari desa sekitar. Kehadiran mereka semakin menambah semarak kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan.

Sebagai penceramah, KH Khotibul Umam Aziz, Pengasuh Pondok Pesantren Madinatul Ilmi, Kabupaten Sampang, menyampaikan tausiyah tentang pentingnya meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Para undangan dan keluarga besar Musholla An-Nasir mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Suasana semakin terasa hangat karena kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi alumni, wali santri, santri, dan masyarakat untuk kembali berkumpul serta mempererat hubungan persaudaraan.

Ketua panitia mengatakan, kegiatan Maulid Nabi dan Haul tersebut diharapka  n tidak sekadar menjadi agenda tahunan atau kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan sekaligus menjaga hubungan silaturahmi keluarga besar Musholla An-Nasir.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan,” ungkapnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul Pendiri dan keluarga besar Musholla An-Nasir akhirnya berlangsung lancar, khidmat, dan penuh kebersamaan. Semangat menjaga tradisi keagamaan dan memperkuat silaturahmi diharapkan terus tumbuh di tengah keluarga besar Musholla An-Nasir dan masyarakat sekitar. ( Editor : Team Tondo )

]]>
Pemerintah Dorong Kolaborasi Asia-Pasifik untuk Pertumbuhan Ekonomi Digital Berkelanjutan https://pantaujatim.com/pemerintah-dorong-kolaborasi-asia-pasifik-untuk-pertumbuhan-ekonomi-digital-berkelanjutan/ https://pantaujatim.com/pemerintah-dorong-kolaborasi-asia-pasifik-untuk-pertumbuhan-ekonomi-digital-berkelanjutan/#respond Thu, 20 Aug 2026 03:23:38 +0000 https://pantaujatim.com/pemerintah-dorong-kolaborasi-asia-pasifik-untuk-pertumbuhan-ekonomi-digital-berkelanjutan/ <h1>Pemerintah Dorong Kolaborasi Asia-Pasifik untuk Pertumbuhan Ekonomi Digital Berkelanjutan</h1>
<p>Publikasi resmi dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia menyoroti upaya pemerintah untuk meningkatkan kolaborasi regional, khususnya antara Asia dan Oseania, guna mempercepat pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan. Inisiatif ini merupakan bagian dari agenda nasional untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia dan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.</p>
<p>Di tengah percepatan perkembangan teknologi AI dan peningkatan kapasitas infrastruktur digital, langkah-langkah kebijakan diarahkan untuk memfasilitasi sinergi antar pihak terkait serta mendukung inovasi teknologi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital secara inklusif.</p>
<p>Sejalan dengan komitmen tersebut, sejumlah institusi pendidikan dan badan terkait di Indonesia juga terus memperluas kerja sama untuk penguatan ekosistem AI, data center, dan layanan digital yang lebih aman dan andal bagi pelaku usaha maupun konsumen.</p>
<p>Artikel terkait menyoroti pentingnya peran regulasi yang adaptif, infrastruktur pendukung, serta kolaborasi lintas negara untuk memastikan kemajuan teknologi AI berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat. Upaya ini juga diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi digital di sektor publik dan swasta demi ekosistem digital nasional yang tumbuh berkelanjutan.</p>

<img src="https://ekon.go.id/image/publikasi/publikasi_1773422722_69b4488284204.jpeg" alt="Ilustrasi kolaborasi ekonomi digital di Asia-Oseania" />

<p>Permintaan untuk kolaborasi regional dan penguatan ekosistem digital ini sejalan dengan berbagai inisiatif kebijakan yang telah dibahas dalam forum nasional terkait transformasi digital dan pemanfaatan AI. Melalui kerja sama yang solid antara pemerintah, industri, dan institusi riset, Indonesia berharap mampu memimpin kemajuan teknologi sambil menjaga keseimbangan antara inovasi dan perlindungan konsumen.</p>

<p>Catatan akhir menunjukkan bahwa langkah-langkah yang diambil memiliki fokus pada pembangunan infrastruktur digital yang lebih kuat, dukungan bagi inovasi AI, serta kebijakan yang mendukung pertumbuhan sektor jasa keuangan dan industri digital secara berkelanjutan.</p>

<p>Atribusi sumber: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Kementerian/instansi terkait dan publikasi resmi lainnya terkait ekosistem digital Indonesia.</p>

Sumber:
– Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (publikasi terkait pertumbuhan ekonomi digital berkelanjutan)
– Publikasi institusi terkait lainnya yang membahas transformasi digital dan ekosistem AI di Indonesia

]]>
https://pantaujatim.com/pemerintah-dorong-kolaborasi-asia-pasifik-untuk-pertumbuhan-ekonomi-digital-berkelanjutan/feed/ 0
Sambut HUT Ke-81 RI Khofifah Berikan Diskon Tarif Trans Jatim Rp81 https://pantaujatim.com/sambut-hut-ke-81-ri-khofifah-berikan-diskon-tarif-trans-jatim-rp81/ Thu, 13 Aug 2026 01:14:42 +0000 https://pantaujatim.com/?p=371 Sambut HUT Ke-81 RI Khofifah Berikan Diskon Tarif Trans Jatim Rp81

SURABAYA, PANTAUATIM.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan penawaran tarif khusus Bus Trans Jatim senilai Rp81 per perjalanan dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kebijakan diskon kemerdekaan ini berlaku mulai 11 hingga 17 Agustus 2026 di seluruh koridor operasional Trans Jatim untuk mendorong penggunaan moda transportasi publik massal berbasis nontunai.

Ringkasan Fakta Utama

  • Tarif Khusus Kemerdekaan: Penumpang hanya membayar Rp81 per perjalanan melalui opsi pembayaran QRIS Tap.
  • Diskon QRIS Dinamis: Potongan harga sebesar 81 persen, membuat tarif umum menjadi Rp950 dan tarif pelajar/santri/mahasiswa menjadi Rp475.
  • Periode Promo: Berlaku secara nasional selama sepekan penuh mulai 11 hingga 17 Agustus 2026.
  • Kuota Harian: Disediakan total 3.356 kuota tiket promo per hari (QRIS Dinamis 3.135 kuota dan QRIS Tap 221 kuota).

Sinergi Transportasi Publik dan Inklusi Digital Masyarakat Jawa Timur

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menjelaskan bahwa kebijakan tarif promo Rp81 ini dirancang as kado kemerdekaan bagi warga Jawa Timur. Pemilihan angka 81 secara khusus disesuaikan dengan usia peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 sekaligus memperingati Pekan QRIS Nasional yang digagas bersama Bank Indonesia.

Melalui penerapan diskon ini, tarif penumpang umum yang menggunakan sistem QRIS Dinamis mendapatkan potongan 81 persen dari tarif normal Rp4.300 menjadi hanya Rp950. Sementara itu, untuk kategori pelajar, santri, dan mahasiswa yang tarif normalnya Rp2.150, cukup membayar Rp475 per perjalanan sepanjang kuota harian masih tersedia.

Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur menyiapkan skema pembagian kuota harian secara terukur untuk menjaga kelancaran antrean penumpang di halte dan armada bus. Masyarakat diimbau untuk memantau sisa kuota harian secara berkala melalui aplikasi resmi *TRANSJATIM AJA* maupun kanal transaksi digital saat akan melakukan perjalanan.

Gubernur Khofifah berharap program promo ini tidak hanya meringankan beban biaya transportasi harian warga, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperluas budaya penggunaan transportasi umum massal. Integrasi pembayaran nontunai yang semakin terjangkau diharapkan dapat menekan kemacetan jalan raya serta mempercepat pemerataan inklusi keuangan digital di Jawa Timur.

Sumber Referensi

Artikel ini disusun berdasarkan fakta dan laporan resmi dari sumber berita berikut:

]]>