
Sumenep, PantauJatim.Com-Lahir di Sumenep pada 3 November 1965, Drs. H. Burhanudin tumbuh sebagai anak keenam dari lima bersaudara dalam keluarga sederhana yang menjunjung tinggi nilai kerja keras. Nilai-nilai inilah yang membentuk karakter kuatnya sebagai pendidik dan sekaligus teladan bagi orang.( Jumat, 21 November 2025 )
Pada tahun 1977 Drs.H.Burhanudin menamatkan pendidikan dasar di SDN Torbang II Sumenep. Setelah tamat SD, ia melanjutkan SMPN 1 Sumenep, lulus tahun 1981. Setelah itu, ia tamat di SMA Negeri I Sumenep pada tahun 1984. Setelah tamat SMA , Ia melanjutkan ke FKIP Universitas Negeri Jember Jurusan Ekonomi -Koperasi , tamat tahun 1989.

Setelah tamat di Perguruan Tinggi, tahun 1993 Ia Mengajar di SMAN 1 Arjasa Kangean, kabupaten Sumenep dan pada tahun 1999, Burhanudin resmi bergabung sebagai pengajar ekonomi di SMA Negeri 2 Sumenep. Sejak saat itulah, ia menjadi salah satu sosok penting dalam dunia pendidikan di sekolah tersebut.
Guru yang memiliki ciri khas senyum ini, lahir dari pasangan Syaifudin dan Siti Ninnatun dikenal disiplin dan penuh dedikasi. Drs. H. Burhanudin selalu menegaskan satu prinsip sederhana yang ia jalani sepanjang kariernya yaitu menghargai waktu. Baginya, waktu adalah bentuk tanggung jawab dan kepercayaan. Karena itu, ia selalu hadir tepat waktu, mempersiapkan materi pembelajaran dengan matang, dan menjalani tugas sebaik mungkin meskipun kini berada menjelang purna tugas.

Selain sebagai pendidik, Burhanudin juga aktif usaha bidang perkebunan. Pengalamannya usaha bidang perkebunan membuat pembelajaran ekonomi di kelas menjadi lebih hidup dan aplikatif. Siswa sering mendapatkan contoh nyata dari dunia bisnis yang ia jalani, sehingga mereka mampu memahami konsep ekonomi secara konkret.
Di tengah kesibukannya sebagai guru , Burhanudin meluangkan waktu untuk berkebun, suatu kegiatan yang tidak hanya menjadi hobi, tetapi juga cara baginya menumbuhkan kesabaran dan ketenangan. Aktivitas berkebun membuat hidupnya tetap seimbang dan memberi ruang bagi refleksi diri.

Setelah puluhan tahun mengabdi di dunia pendidikan, Drs.H.Burhanudin dikenal sebagai sosok guru yang ramah, disiplin, dan selalu memberikan contoh melalui tindakan. Profesionalismenya yang tidak memudar menjadi inspirasi bagi rekan kerja dan generasi guru muda di sekolah.
Sesuai undang -Undang 20/2023, pasal 55 tentang ASN, Drs. H. Burhanudin sudah purna tugas karena usia 60 tahun . Namun, bagi Drs. Burhanudin ” Purna tugas bukan berarti berhenti berkarya . Ini adalah kesempatan untuk memulai babak baru yang lebih santai, lebih bebas dan tetap semangat. Hal ini sesuai dengan strateginya yang apik dalam mengelola kebun miliknya untuk kegiatan purna tugas sebagai pegawai ASN.

Menjelang akhir purna tugas , Drs Burhanudin, 17 November 2025 menjadi pembina upacara di SMA Negeri 2 Sumenep. Dalam sambutannya ia mengatakan ” kehidupan manusia berlangsung dalam batasan waktu yang tidak bisa dikendalikan sepenuhnya, umur yang terbatas , durasi setiap kesempatan yang singkat dan perubahan yang terus jalan tanpa bisa dihentikan. Oleh karena itu hargailah waktu sebaik mungkin dengan semangat terus belajar dan berkarya .” Suatu pesan sederhana. Namun, pesan itu bernuansa sakral dan bernilai pendidikan.
Drs. Burhanudin membuktikan bahwa seseorang dapat menjadi teladan bukan hanya melalui kata-kata, tetapi melalui konsistensi, kerja keras, dan kesungguhan dalam menjalani setiap amanah. ( TONDO-GROUP )
